Pak Ahok, Binatang Qurban Dan FPI (Awas Logika Nubuwwah Jangan Menyerah)

29 Maret 2016

Pak Ahok, Binatang Qurban Dan FPI (Awas Logika Nubuwwah Jangan Menyerah)

Pak Ahok, Qurban Dan FPI
(Awas Logika Nubuwwah Jangan Menyerah)

As Suyuuthi di dalam al Asybaah wan Nadzooir (kalau ingatan lemah ini tidak keliru) pernah mengatakan bahwa amal perbuatan orang2 kafir itu tetap berefek di dunia ini... Jika dia berbakti pada ortu maka hidupnya sejahtera.. Jika dia berbaik antar sesama, mengentas kemiskinan dan peduli si yatim maka Allah akan merahmatinya saat masih hidup, sejahtera duniawiahnya..

Bahkan, al Bouthi di dalam kitabnya (Min Sunanillah fi Ibaadih) membuat satu kaidah yang berbunyi..
لا يعذب الله قوما يصلح بينهم ولو كانوا كافرين
Allah tidak akan membinasakan masyarakat yang masih peduli dengan sesama meskipun mereka kafir..

Jangan sampai kebaikan non muslim membuat buta mata kita hingga membenarkan konsep pluralisme bahwa di akhirat kelak mereka tetap sama.. Jangan sampai kemajuan Barat beserta teknologinya lalu membenarkan konsep atheis komunis mereka... Jangan pula sosial tinggi gangster dan kaum fussaq lantas menghalalkan zina dan minum arak... Inilah kerapuhan akal sehat saat dihadapkan hukum sosial..

Akankah hukum 1 + 1 berubah menjadi 5 hanya gara gara orang Barat yang menyebutkan, atau gara gara uang triliunan yang menjanjikan atau gara gara kedudukan yang disiapkan? Sekali Qul Huwallahu Ahad tetap Ahad, biar pun non muslim sebaik raja Firaun kepada kaum Qibthi toh terlihat juga watak aslinya saat dihadapkan Bani Isroil..

Pak Ahok, Binatang Qurban Dan FPI (Awas Logika Nubuwwah Jangan Menyerah)

Terima kasih pak Ahok yang telah menyindir kami umat muslim akan pentingnya pengorbanan berupa harta, yang menyentil sifat kikir kami... semoga kebaikan Anda menyebabkan Allah swt memberikan anugerah hidayah hingga anda tidak janggal dengan konsep tauhid dan mau masuk Islam Amiin...

FPI jangan menyerah... Tauhid adalah harga mati... Perbaiki kekurangan atau pun ingatkan kami agar semakin sadar akan pentingnya pengurbanan,,, Terima kasih telah mengawal tauhid dan syariah Islam di belahan nusantara ini.. Jangan gentar dengan logika berbalik penyerangmu.. Semua orang mempunyai sisi positif negatif,, Siapa pun, Bung Karno Bung Hatta atau bahkan presiden lainnya.. Asal tetap belajar menjadi lebih.. Kalian harus tetap ada.. Penyeimbang di sini..

Bukan berbicara ras dan agama untuk mendiskreditkan suku atau kelompok, namun harus tegas mengawal tauhid di sekitar kita.. Andaikan ini tidak bermanfaat, semoga sekeluarga dan teman teman kami tetap berlogika tauhid sehat... Ya Allah, arinal haqqo haqqo warzuqnat tibaa'ah...

0 comments:

Posting Komentar test