Kontroversi Sampurasun Menjadi Salam Campur Racun?

29 Maret 2016

Kontroversi Sampurasun Menjadi Salam Campurracun?

Salam Campur Racun?

Sampurasun adalah kata kata yang bermakna kebaikan. Adalah salah memang jika memplesetkannya ke bentuk atau intonasi lain. Memang itu.

Misalnya begini, dhommah dalam kalimat isim atau fi'il mu'tal akhir itu terasa berat. Hingga orang Arab tidak ada yang membaca yarmiyu. Oleh karena itu, kita tidak boleh lantas membaca yarmiyu karena itu sama saja melukai rasa dan cipta bahasa mereka. Dan itu larangan.

Juga kata "RE" itu bermakna sesuai tempat, kondisi kata dan intonasi yang bernuansa tersendiri bagi warga Grobogan. Adalah melukai kami jika anda mengatakan: ayo mangan RE... tapi yang benar: ayo RE do mangan...

Begitulah.. Namun ada hal lain di samping rasa itu. Yaitu nuansa pengucapan. Jika mengucapkan "gitu aja kok repot" di tengah suasana hangat santai dan non serius, maka bisa saja membahasa ttg humor Tuhan malaikat dan syetan. Padahal itu cipta rasa keagamaan yang semestinya hanya dikatakan an ilmin melalui riwayat sahihah baik berupa goyonan.

Ada kondisi yg menuntun pendengar dan pemilik bahasa diharuskan dan dipaksakan memaklumi.

Kontroversi Sampurasun Menjadi Salam Campurracun?

Jika masih kesulitan, maka kembali ke konsep ittihaad. Cara kekeluargaan, bukan mengorek bisul dalam badan. Nanti orang lain akan tahu kalau kita penyakitan.

Suatu hari, Aisyah r.a. menjawab salam Yahudi yang bilang assaamu 'alaikum.. dia mempelesetkan salam dg arti semoga kalian dapat racun. Padahal seharusnya assalamualaikum. Kedamaian.

Aisyah geram dan menjawab wa 'alaikaumussaam.. dan hanya pada kalian racun itu menimpa. Jadi balasan Aisyah lebih "kejam". Kenapa? Karena adat hashr makna hanya dg mendahulukan jar majrur itu.

Saya tidak membicarakan si Yahudi yang kurang ajar mempelesetkan salam mulia itu. Atau sayyidah Aisyah r.a. yang menjawab tak kalah serunya.

Namun, lihat Nabi saw. yang mengajari beliau: jangan katakan begitu wahai Humairo wanita yang merona pipinya... cukup saja jawablah: wa alaikum... Dan untuk kalian sendiri..

0 comments:

Posting Komentar test