Istilah Sanepan (Sanepo) Datangnya Lebaran

29 Maret 2016

Istilah Sanepan (Sanepo) Datangnya Lebaran

"Ketupat Lebaran"

Kadang, ketupat disebut juga dengan kupat, yang merupakan kependekan dari “ngaku lepat” yaitu mengaku salah.

Ketupat (kupat) sebagai tradisi Muslim di nusantara saat Idul Fitri, diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga. Dan lazimnya, kupat dihidangkan dengan lauk bersantan (santen) atau “kupat santen” yang mengisyaratkan “kulo lepat, nyuwun ngapunten.” Terjemahnya, saya salah mohon dimaafkan.

Di sisi lain, kupat juga dapat dijabarkan sebagai “laku papat” atau empat tindakan, yakni Lebaran, Luberan, Leburan, dan Laburan.
- Lebaran berasal dari kata “lebar”. Artinya selesai. Ini mengisyaratkan telah selesai menjalani ibadah puasa. Ini pula yang disampaikan oleh MA Salmun (1954).
- Luberan berasal dari kata “luber”. Artinya meluap atau melimpah. Ini mengisyaratkan semangat berbagi dalam bentuk zakat dan sedekah.
- Leburan, berasal dari kata “lebur”. Artinya melebur atau menghilangkan. Ini mengisyaratkan dileburnya dosa karena saling bermaafan.
- Laburan berasal dari kata “labur”. Artinya memutihkan dinding rumah. Ini mengisyaratkan bersihnya lahir dan batin.

Istilah Sanepan (Sanepo) Datangnya Lebaran

Lebih lanjut, menurut penelitian Universitas Duke, memaafkan itu bisa menurunkan hormon kortisol dan mengurangi kadar stress, juga menjaga kekebalan tubuh. Jadi, memaafkan itu menyehatkan. Persis seperti bersedekah dan berterima-kasih, pada hakikatnya memaafkan itu untuk kita. Bukankah fadilah dan manfaatnya akan kembali pada diri kita? Apa pendapat teman-teman?

0 comments:

Posting Komentar test