Guru Punya Cara Tersendiri Untuk Memotivasi Semangat Muridnya

28 Maret 2016

Guru Punya Cara Tersendiri Untuk Memotivasi Semangat Muridnya

Guru Vs Murid
(Nuurun 'alaa Nuur: Kekaguman di atas kekaguman)

Imam Sibawaih pernah disalahkan Syaikh Hammad bin al-Akwa' ketika membaca hadis Maa Min Ashaabii illaa wa qod uhidza maa siwaa abud darda'... Mestinya adalah maa siwaa abad darda'

Dengan nada membentak tinggi, Syaikh berkata: lahinta ya Sibawaih, salah engkau wahai SIibawaih..
Imam Sibawaih bangun dan bersumpah di depan gurunya: wallaahi la athlubu 'ilman laa yulhinunii ahadun min ba'dii: demi Allah, akan aku cari ilmu yg tidak bisa seorang pun menyalahkanku lagi..

Begitulah, Sibawaih pergi mencari ilmu nahwu kepada Imam Khalil dan berhasil menjadi Hadzami yang tidak bisa terbantahkan (al Kafrowi, bab istisna')

Guru Punya Cara Tersendiri Untuk Memotivasi Semangat Muridnya

Ibnu Taimiyyah pernah bercerita bahwa ada seorang yg mengaji pada syaikh Fulan.. dia dibentak dg berkata: kamu tidak akan pernah menjadi ulama.. Lalu murid itu terpacu semangatnya hingga mengalahkan nama harum gurunya.. Ketika itu, si murid berkata: rohimallaahu Fulaanan, andaikan dia masih hidup maka dia akan mencabut sumpahnya (majmu' al fataawi, bab guru dan murid)

Aku kagum dengan para murid yang terpacu kuat oleh "provokasi" guru-gurunya... Bukan malah patah semangat, namun kuat terpatri jiwa merasa tertantang... Dia melihat batu di depannya bukan sebagai penghalang tetapi sebagai batu loncatan...

Namun aku lebih kagum lagi dengan guru2 mereka.. Khusnudzon saya, mereka "kasyf (terbuka) ilmu bahwa para murid itu akan terpacu dengan "umpatan dan cacian mereka"... saya menduga para guru itu akan berkata saat melihat para muridnya sukses: bagus Nak, aku tahu kalian berpotensi besar...

Nuurun 'laa nuur... kekaguman di atas kekaguman... yahdillaahu li nuurihii man yasyaa' (Allah memberi tahu kekaguman itu pada siapapun yang dikehendakiNya)...
Sahur Sahur..........

0 comments:

Posting Komentar test