Fenomena Ojek Online dan Pemerintah (Antara Fiqih dan Sirah Nabawi)

29 Maret 2016

Fenomena Ojek Online dan Pemerintah (Antara Fiqih dan Sirah Nabawi)

Ojek dan Pemerintah
(Antara Fiqh dan Siroh Nabawi)

Dr. Dwi dalam analisisnya di buku Ekonomi Islam Mazhab Hamfara (Hadza Min Fadhli Rabbi) mengatakan bahwa ekonomi kapital adalah pasar dikuasai pemodal besar. Ekonomi sosial adalah diambil pemerintah. Sedangkan ekonomi Islam adalah berusaha di antara keduanya. Bahkan, saat musim paceklik dan Nabi saw diminta membuat harga pun, beliau cuman dawuh: al musa'ir huwallaah innamaa anaa qoosim..

Jika melihat peta perekonomian akhir akhir ini yang cenderung pemerintah ingin ikut2an terus dengan kebijakannya, maka tampak sistem sosial yang digunakan.. Kalau sudah begitu, bisa saja mematikan ide kreatifitas wirausaha dan kembali ke orde baru.. wallahu a'lam

Saya lebih tertarik membicarakan satu hadis riwayat Imam Muslim bahwa Nabi saw pernah menyeru kaum Anshor agar tidak usah mengawinkan kurma mereka.. Namun, apa yang terjadi? Gagal panen.. Ketika para sahabat "mendemo", maka beliau menjawab: antum a'lamu bi umuuri dunyaakum dan beliau menyerahkan urusan pangan ke umatnya.. Yang ptg jangan ada kedzaliman,

Fenomena Ojek Online dan Pemerintah (Antara Fiqih dan Sirah Nabawi)

Abuya Sayyid Muhammad Alawi al Maaliki di dalam kitab adz Dzakhooir al Muhammadiyyah mensyarahi hadis ini di luar dugaan saya.. bahwa, ini bukan kesalahan ijtihad Nabi saw sbgmana yg digambarkan orang2 yg gagal husnuzon pada al musthofaa

Tetapi, ini adalah karena kegagalan para sahabat awam yang diajak Nabi saw utk meningkatkan iman kelas tinggi yg meyakini semua takdir tidak harus ada asbaab.. akhirnya beliau mengembalikan lagi taraf iman ke ranah sebelumnya dg bersabda: antum a'lamu...

Namun, sisi lain yg saya tertarik utk membaca adalah kesan beliau yang seperti tidak ingin terlalu banyak menyampuri sebab mendulang rizki asalkan itu halal dan tidak merugikan orang lain.. Jadi, lebih salut mengatur ojeg saja ketimbang memusnahkannya..

Ya Robbi sholli alaa Muhammad saw ... asyrofil kaunaini bil ithlaaq...

1 comments on Fenomena Ojek Online dan Pemerintah (Antara Fiqih dan Sirah Nabawi)

Silahkan, anda juga bisa konsultasi / tanya-tanya ke kami terlebih dahulu via form comment berikut ini