Cocok Dengan Muridnya Tapi Belum Cocok Dengan Gurunya Atau Sebaliknya

26 Maret 2016

Cocok Dengan Muridnya Tapi Belum Cocok Dengan Gurunya Atau Sebaliknya

Ini Bukan Derita....
Gelem Muride Ora Gelem Gurune,

Ini sudah biasa dalam Islamic Studies, dan inilah yang memperkaya Islam dan. peradabannya...

Berawal dari riwayat al-Bukhari bahwa Orang-orang Yahudi bertanya kepada Nabi saw., "Muhammad saw. kami mengakui Engkau sudah menyampaikan risalah, Engkau benar dan tidak dusta... tetapi siapakah yang memberimu wahyu?"
"Jibril a.s. adalah temanku..." jawab Nabi saw. Apa komentar si Yahudi: Ah, Muhammad, andaikan saja itu adalah Mikail maka kami akan mengikutimu. Jibril itu pembawa petaka bagi kami."

Dadi yo ono, gelem muride ra gelem gurune..
Kaum Aswaja paling seneng dan menerima karo al-Mizzi, adz-Dzahabi dan apalagi Ibnu Katsir... kabeh iku muride.. dho gelem nerimooo.. Jajal nek karo Gurune??? Sopo? Taqiyyuddin Ibnu Taimiyyah... whaaa lak mesti moh, wkwkkkkkk....

Karo Abul Hasan al-Asya'ri dho seneng... tapi nak karo Abu Ali al-Jubai? Moh moh tenan...

Karooo al-Mubarrid dho cocok, mergo hujjahe kuat jarene... tapi nak karo Ali al-Kisai??? Moh moh tenan, mazhab Kufah jeh... wal Kufiyyun yuhriquuna damal Husain.. jare wong Kufah seng mateni Husain...

Gelem muride ora gelem Gurune... ono ono wae....

Allahummaj'alnaa minal ladziina gelem gurunee dan murideeee...
Cocok Dengan Muridnya Tapi Belum Cocok Dengan Gurunya Atau Sebaliknya

0 comments:

Posting Komentar test